Gema Pertama RAHMANA 2026
Malam Jumat merupakan hari spesial bagi anggota Himmah RAM, mereka rutin membaca selawat bersama dan saling bertegur sapa. Akan tetapi, kali ini seperti ada yang beda. Sebagian dari mereka kompak menggunakan setelan baju yang sama. Kemeja hitam berpadu celana coklat untuk para lelaki. Gamis hitam dipasangkan dengan hijab coklat susu untuk para perempuan. Ah, mereka terlihat begitu menawan malam ini. Dan, kami menyebutnya sebagai penyambung tradisi.
Pembukaan Rahmana 2026 yang diadakan di Griya Jawa Tengah malam ini terlihat begitu megah. Kombinasi warna dekorasi: merah, putih, hijau, kuning, dan biru yang melekat pada kubus berbentuk mihrab sungguh memanjakan mata. Bentuknya dipoles semacam kiblat dengan filosofi yang mendalam: selama acara berlangsung, seluruh anggota diharapkan tidak ada yang berpaling dari acara, semua mata harus menghadap pada arah yang sama Filosofi ini selaras dengan tema yang diangkat, yaitu “Satu Jiwa, Seribu Karya”.
Pesta pembukaan ini berlangsung pada tanggal 23 Juli 2026 yang disambut dengan sorak-sorai kegirangan menjadi ketukan pertama untuk menghidupkan denyut acara, mengajak seluruh anggota menuliskan kisah tak terlupakan yang akan dirangkum dalam dua agenda besar: Rahmana 2026 dan Haul KH. Abdul Chalim.
Jika dideskripsikan, Rahmana adalah riuh yang perayaan, tempat semangat kemerdekaan berbalut gelak tawa, dan kebersamaan. Sebaliknya, Haul adalah hening yang menguatkan, ruang untuk mengenang, mengambil istifadah, dan meneladani nilai yang ditinggalkan. Kalimat ini diucapkan oleh Ketua Panitia di depan seluruh anggota yang menekankan bahwa Rahmana 2026 dan Haul KH. Abdul Chalim tahun ini memiliki esensi yang berbeda.
Perjalanan Rahmana 2026 dirangkai dengan berbagai macam perlombaan, mulai dari perlombaan indoor online yang meliputi PES dan Mobile Legend, serta perlombaan indoor offline yang meliputi Sedotan Manyun, “Gunakan Chemistry-mu”, Tebak Gaya, dan Fokus Warna Kertas. Selain itu perlombaan juga akan dimeriahkan dengan lomba outdoor yang mencakup Futsal, Badminton, Tarik Tambang, dan Panca Lomba. Tak sama seperti sebelumnya, 2 perlombaan baru turut menghiasi perayaan Rahmana tahun ini: lomba menulis esai dan cerpen yang diprakarsai oleh Himmatuna dan lomba videografi atas tindak lanjut dari rumpi media oleh DP Himmah RAM.
Sebelum mencapai titik puncak dari seluruh rangkaian perayaan pada 24 Agustus 2026, Rahmana 2026 juga menyuguhkan sebuah ruangan megah, khusus para perempuan untuk dapat meneguk secawan pengetahuan guna mempersiapkan masa depannya. Ruangan ini dikemas dengan sebuah talkshow inspiratif yang mengusung tema, “Menolak Batas: Navigasi Persimpangan Karir dan Pilihan Alternatif Masisirwati”
Malam itu, setiap penjelasan tentang semua perlombaan tak hanya menggema lewat suara, melainkan turut menjelma dalam praktik yang nyata. Tidak lain tidak bukan, agar semua mata melihat, semua telinga mendengar, dan semua kebingungan tersampaikan sehingga tak ada lagi pertanyaan juga gugatan di tengah perlombaan. Selain itu, undian penentu lawan pertandingan yang diiringi gagap gelisah setiap angkatan dihadirkan juga di malam pembukan itu.
Semakin malam, hawa panas masih membentang tak karuan, ketika banyak langkah memilih menjauh dari udara hangatnya, malam ini justru menjadi ruang tempat kehangatan lain bertumbuh. Kehangatan yang akan terus merekah di setiap tahunnya dengan segala inovasi dan kreativitasnya.
Hal ini turut ditekankan oleh Ketua Himmah RAM, bahwa Rahmana bagaikan taman yang bunganya akan terus bermekaran walaupun sinar matahari tidak meneranginya, ia memilih mekar karena kekuatan akarnya, ia akan terus bertumbuh, berkembang, dan menghidupkan harapan meski di tengah segala keterbatasan dan tantangan.
Kalimat penggugah jiwa ini bermakna bahwa Himmah RAM memiliki banyak sekali orang hebat yang berdiri dengan tekad kuat untuk terus bertumbuh dan berkembang. Sekalipun Himmah RAM dihadapkan oleh banyak rintangan dan tantangan, hal tersebut tidak akan pernah memengaruhi semangat mereka untuk merekah. Artinya, sesulit apapun keadaan yang dihadapi, baik lingkup internal maupun eksternal, mereka akan tetap menjaga Him mah RAM agar tetap kokoh dan tidak goyah sedikitpun.
Tidak hanya itu, Ketua BPK Himmah Ram juga turut menekankan harapan tersebut, bahwa ketika semua anggota ikut meramaikan dan mengusahakan, Himmah RAM akan terus bersinar terang. Tentu hal itu dapat terwujud jika kita rela untuk singgah sebentar, menyempatkan waktu, dan menjaga langkah ini bersama.
Redaktur : Arifatun Nisa Birizqil Adhim
Posting Komentar